Rabu, 06 Januari 2016

PERMASALAHAN DALAM MANAJEMEN DATA TELEMATIKA

Permasalahan atau Isu yang Biasa Muncul dalam Manajemen Data Telematika

Manajemen data telematika merupkan pengembangan dan penerapan arsitektur, kebijakan, praktik, dan prosedur yang secara benar menangani siklus hidup lengkap data yang dibutuhkan oleh suatu perusahaan atau organisasi. Manajemen Data sebagai prosedur yang menangani siklus hidup lengkap data yang dibutuhkan oleh perusahaan dengan bantuan telematika. Manajemen data telematika mempunyai tujuan yaitu manajemen data sisi client, manajemen data sisi server dan manajemen database sistem perangkat bergerak. Komputer yang meminta layanan disebut sebagai client, sedangkan yang menyediakan layanan disebut sebagai server. Selanjutnya  database adalah sebuah program yang didisain untuk mengatursebuah basisdata sebagai sekumpulan data yang disimpan secara terstruktur, dan melakukan operasi-operasi atas data atas permintaan penggunanya.

Permasalahan atau isu yang biasanya muncul didalam Manajemen Data Telematika ini yaitu Traffic congestion on the network yaitu terjadi jika banyak client mengakses ke server secara simultan, maka server akan menjadi overload. Berbeda dengan P2P network, dimana bandwidthnya meningkat jika banyak client merequest. Karena bandwidth berasal dari semua komputer yang terkoneksi kepadanya. Kemudian pada client-server, ada kemungkinan server mengalami kegagalan. Pada P2P networks, resources biasanya didistribusikan ke beberapa node sehingga masih ada node yang dapat meresponse request. Untuk itu perlu adanya perbaikan dalam sistem data untuk menampung banyaknya client yang mengakses ke server yaitu dengan cara menambah space untuk banyaknya client atau dengan cara membatasi client yang masuk agar bisa terkordinir dan tidak menimbulkan masalah tersebut.


Selain itu permasalahan atau isu selanjutnya yaitu beban jaringan tinggi karena tabel yang diminta akan diserahkan oleh file server ke client melalui jaringan Setiap client harus memasang DBMS sehingga mengurangi memori. client harus mempunyai kemampuan proses tinggi untuk mendapatkan response time yang baik. Salinan DBMS pada setiap client harus menjaga integritas databasse yang dipakai secara bersama-sama. Tanggung jawab diserahkan kepada programmer. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar