Rabu, 10 Oktober 2012

PENDUDUK MASYARAKAT DAN KEBUDAYAAN


PENDUDUK MASYARAKAT DAN KEBUDAYAAN
A. PENDAHULUAN
Pada masa kini pertumbuhan penduduk berkembang begitu pesat, pertumbuhan yang sangat pesat itu mendorong pertumbuhan aspek-aspek kehidupan meliputi aspek sosial, ekonomi, politik, kebudayaan dan sebagainya. Oleh sebab itu maka akan bertambah pula mata pencaharian hidup dari homogen menjadi kompleks.
B. PERTUMBUHAN PENDUDUK
Salah satu faktor penting dalam masalah sosial ekonomi umumnya dan khususnya adalah pertubuhan penduduk yang sangat pesat, sehingga berpengaruh terhadap jumlah dan komposisi penduduk juga akan berpengaruh terhadap kondisi sosial ekonomi suatu negara dan dunia.
Apabila pertambahan penduduk tidak diimbangi dengan pertambahan fasilitas maka akan menimbulkan masalah, diantaranya bertambahnya angka pengangguran, meningkatnya kemiskinan, banyak anak sekolah tidak tertampung akibat kerasnya hidup.
Menurut sebuah sumber perkembangan penduduk dunia dari tahun 1830-2006 yaitu mencapai 7 milyard. Dimana setiap tahunnya terjadi pertambahan penduduk sebanyak lebih dari 1 milyard dengan waktu yang sangat singkat.
Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk yaitu :
·         Kematian (Moralitas)
Beberapa tingkat kematian diantaranya:
a.       Tingkat Kematian Kasar (Crude Death Rate/CDR)
b.       Tingkat Kematian Khusus (Age Specific Death Rate)
·         Kelahiran (Fertilitas)
·         Migrasi
Jenis struktur penduduk ada tiga yaitu :
1.       Piramida penduduk muda
Yaitu piramida yang menggambarkan komposisi penduduk dalam pertumbuhan dan sedang berkembang. Biasanya bentuk ini terdapat pada negara-negara berkembang yang dimana jumlah angka kelahiran lebih besar dari pada angka kematian.
2.       Piramida stationer
yaitu piramida yang menggambarkan keadaan penduduk yang tetap karena tingkat kematian yang rendah dan angka kelahiran yang sangat tinggi. Biasanya piramida bentuk ini terdapat pada negara-negara yang maju.
3.       Piramida penduduk tua
Yaitu yang menggambarkan adanya penurunan tingkat kelahiran yang sangat pesat dan tingkat kematian yang kecil sekali.

C. KEBUDAYAAN DAN KEPRIBADIAN

Ø      Pertumbuhan dan Perkembangan Kebudayaan di Indonesia yaitu dimulai sejak Zaman Batu sampai Zaman Logam

Para ahli prehistoris bahwa zaman batu terbagi dalam:
·         Zaman batu tua (Palaeolithikum)
·         Zaman batu muda (Neolithikum)

Ø      Kebudayaan Hindu, Budha, Dan Islam

1.     Kebudayaan Hindu dan Budha
Kebudayaan hindu dan budha masuk ke Indonesia mulai pada abad ke-3 dan ke-4, khusunya ke pulau Jawa . pada abad ke-5 hindu yang berasal dari India berlangsung luwes dan mantap. Sedangkan budha atau budhisme dapat dikatakan berpandangan lebih maju dari pada hinduisme karena budha tidak memandang kasta-kasta dalam masyarakat. Namun kedua ajaran tersebut berjalan berdampingan secara damai. Untuk masalah kebudayaan kedua ajaran ini melahirkan budaya yang bernilai sangat tinggi dalam seni bangunan/arsitektur, seni pahat, seni ukir, maupun seni sastra. Dan peninggalan kebudayaanya pun masih ada hingga saat ini.
2.     Kebudayaan Islam
Agama Islam mulai dikembangkan di Indonesia pada abad ke-15 dan ke-16 oleh pemuka-pemuka Islam yang bernama Wali Sanga yang menyebarkan Islam di pulau Jawa. Di luar pulau Jawa cara penyebaran agama Islam yaitu dengan melalui cara berdagang. Di daerah yang belum terpengaruh oleh agama hindu dan budha, agama Islam mempunyai pengaruh besar dan mendalam bagi kehidupan masyarakat setempat. Agama islam berkembang sangat pesat di Indonesia dan mendapat penganut terbesar, oleh karenanya kebudayaan Islam member saham yang besar bagi kebudayaan dan kepribadian bangsa Indonesia.

Ø      Kebudayaan Barat
Awal masuk kebudayaan barat ke Indonesia ketika kaum penjajah menggedor masuk ke Indonesia terutama bangsa Belanda. Mulai dari penguasaan da kekuasaan perusahaan dagang Belanda (VOC) dan berlanjut pada pemerintahan kolonialis Belanda, di kota-kota, propinsi dan kabupaten  muncul bangunan-bangunan dengan gaya arsitektur Barat. Selain banguna yang bergaya barat namun masukalah agama-agama lain seperti Katolik dan Kristen Protestan. Agama-agama tersebut disiarkan secaraa langsung oleh organisai-organisai penyiaran agama tersebut. Para masyarakat di pulau jawa menerima kebudayaan barat dengan cara disesuaikan dengan budaya yang telah mereka miliki yaitu dengan kebudayaan lama.
Kebudayaan dan kepribadian
Kebudayaan suatu bangsa adalah cermin dari kepribadian bangsa yang bersangkutan. Setiap masyarakat memiliki system nilai dan system kaidah sebagai konkretisasi. Nilai dan kaidah adalah harapan masyarakat, perihal dan perilaku yang pantas. Sifat-sifat kepribadian yang berakar dari adat istiadat dan ajaran agama pada suatu kelompok masyarakat dapat dikukuhkan sebagai hokum adat.
Ciri umum dari sekian banyak kepribadian suku-suku bangsa yang berada dalam negara kesatuan Republik Indonesia adalah ramah tamah, suka menolong, sifat kegotong royongan. Semua ciir ini menjadi ciri khas kepribadian bangsa Indonesia.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar