Selasa, 06 November 2012

PEMUDA dan SOSIALISASI


PEMUDA dan SOSIALISASI
Pemuda adalah harapan bagi bangsa karena tanpa ada pemuda maka tidak ada generasi baru setelah para orang tua sudah tidak ada. Maka dari itu apabila pemuda sudah tidak peduli lagi akan bangsanya sendiri maka bangsa tersebut akan menjadi berantakan dan menjadi hancur. Para pemuda harus bisa bersosialisasi dengan lingkungannya karena itu akan mengambangkan pergaulan dan menjadikannya kompak antara pemuda satu dan yang lainnya.
Masa remaja adalah masa transisi dan secara psikologis sangat problematis, pada masa ini sangat memungkinkan remaja berada dalam kondisi anomi (keadaan tanpa norma atau hokum,red) akibat kontradiksi norma maupun orientasi mendua. Dalam keadaan ini seringkali muncul perilaku menyimpang atau cenderung melakukan pelanggaran dan pada kondisi ini juga memungkinkan mereka menjadi sasaran pengaruh media masa. Media massa sangat berpengaruh karena akan mengubah sikap dan perilaku remaja.
Proses sosialisasi generasi muda merupakan proses yang sangat menentukan kemampuan diri pemuda untuk menselaraskan diri di tengah-tengah kehidupan masyarakatnya. Oleh karena itu pada tahapan pengembangan dan pembinaanya melalui proses kematangan dirinya dan belajar pada berbagai media sosialisasi yang ada di masyarakat. Seorang pemmuda harus mampu menseleksi berbagai kemungkinan yang ada di tengah-tengah masyarakat dan harus tetap mempunyai motivasi sosial dan tinggi. Oleh karena itu pemuda harus dibina sesuai dengan hokum-hukum dan norma-norma yang berlaku di dalam negara dan masyarakat tertentu. Para pemuda harus banyak mendapatkan motivasi dari para orang tua untuk memotivasi supaya para pemuda lebih baik lagi dalam mengembangkan karya-karyanya. Dalam pembinaanya dan pengambangannya generasi muda ada dua pengertian pokok. Pertama generasi muda sebagai subyek pembinaan dan pengembangan adalah mereka yang telah memiliki bekal-bekal dan kemampuan serta landasan untuk dapat mandiri dalam keterlibatannya secara fungsional bersama potensi lainnya. Kedua generasi muda sebagai obyek pembinaan dan pengembangan ialah mereka yang masih memerlukan pembinaan dan pengembangan kea rah pertumbuhan potensi dan kemampuan-kemampuan ke tingkat yang optimal dan belum dapat bersikap mandiri yang melibatkan secara fungsional.
Adapun permasalahan generasi muda yang muncul pada saat ini antara lain:
a)      Diraasa menurunnya jiwa idealism, patriotism, dan nasionalisme di kalangan masyarakat termasuk generasi muda.
b)      Kekurang pastian yang dialami oleh generasi muda terhadap masa depannya.
c)      Belum seimbangnya antara jumlah generasi muda dengan fasilitas pendidikan yang tersedia baik yang formal mauppun yang non formal.
d)      Kurangnya lapangan kerja serta tingginya tingkat pengangguran dikalangan generasi muda dan mengakibatkan berkurangnya produktifitas nasional dan memperlambat kecepatan laju perkembangan pembangunan nasional serta dapat menimbulkan berbagai problem sosial lainnya.
e)      Banyak perkawinan di bawah umur terutama di pedesaan.
f)       Kurang gizi dan dapat menyebabkan hambatan bagi perkembangan kecerdasan dan pertumbuhan badan di kalangan generasi muda.
g)      Pergaulan bebas yang membahayakan sendi-sendi perkawinan dan kehidupan keluarga.
h)      Meningkatnya kenakalan remaja.
i)        Belum adanya peraturan perundang-undangan yang menyangkut generasi muda.
Selain itu ada juga potensi muda yang perlu dikembangkan oleh generasi muda diantaranya :
a)      Idealism dan daya kritis
b)      Dinamika dan kreatifitas
c)      Keberanian mengambil resiko
d)      Optimis dan kegairahan semangat
e)      Sikap kemandirian dan disiplin murni
f)       Terdidik
g)      Keanekaragaman dalam persatuan dan kesatuan
h)      Patriotism dan nasionalisme
i)        Sikap kesatria
j)        Kemampuan penguasaan ilmu teknologi
Sosialisasi adalah proses yang membantu individu melalui belajar dan penyesuaian diri, bagaimana bertindak dan berpikir agar ia dapat berperan dan berfungsi, baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat.
Oleh sebab itu maka para generasi muda di wajibkan untuk bersekolah setinggi mungkin demi untuk mewujudkan cita-cita bangsa dan mencerdaskan seluruh bangsa Indonesia.
Tujuan bersosialisasi :
·         Individu harus diberi ilmu pengetahuan (keterampialn) yang di butuhkan bagi kehidupan kelak di masyarakat.
·         Individu harus mampu berkomunikasi secara efektif dan mengembangkan kemampuannya.
·         Pengendalian fungsi-fingsi organic yang di pelajari melaui latihan-latihan mawas diri yang tepat.
·         Bertingkah laku selaras dengan norma-norma atau aturan tata nilai kepercayaan pokok yang ada pada lembaga atau kelompok khususnya pada masyakat pada umumnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar